SHALAT DHUHA MEMILIKI 6 RAHASIA DAN KEUTAMAAN
بسم الله الرحمن الرحيم
السلام عليكم و رحمة الله وبركاته
Shalat dhuha adalah termasuk shalat sunah yang di
anjurkan Rasulullah SAW.
Shalat dhuha atau waktu awwab adalah shalat sunnah yang
dilakukan seseorang muslim ketika waktu dhuha, waktu dhuha adalah waktu ketika
matahari mulai naik kurang lebih 7 hasta sejak terbitnya (kira-kira pukul 7
pagi) hingga waktu dzuhur. Jumlah raka’at shalat dhuha bisa dengan 2,4,6,8,
atau 12 raka’at. Dan dilakukan dalam satuan 2 raka’at sekali salam.
Para ulama Maliki dan Syafi’i menyatakan shalat dhuha
adalah sunnah muakkadah.
Fadhilah’a
2 raka’at =
tercatat sbg orang yg tidak lalai
4 raka’at = ahli
ibadah dan gemar melakukan hal-hal kebaikan
6 raka’at = terjaga
dari perbuatan dosa sepanjang hari itu
8 raka’at =tercatat
sbg orang taat dan sukses
12 raka’at =
akan dibuatkan rumah idaman didalam surga
“Barang siapa shalat dhuha 12 raka’at, Allah akan
membuatkan untuknya istana di surga. “ (HR.
Tarmidzi & Thabrani)
Berikut ini beberapa hadits Rasulullah SAW. yang
menceritakan keutamaan shalat dhuha, di antaranya :
1. Sedekah bagi seluruh persendian tubuh manusia
Dari Abu zar Al-Ghifari, ia berkata Nabi Muhammad SAW.
bersabda :
“Di setiap sendiri seorang dari kamu terdapat
sedekah, setiap tasbih (ucapan subhanallah) adalah sedekah, setiap tahmid
(ucapan alhamdulillah) adalah sedekah, setiap tahlil (ucapan lailahaillallah)
adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, menyuruh kepada kebaikan adalah
sedekah, mencegah dari kemungkaran adalah sedekah. Dan dua rakaat Dhuha diberi
pahala” (HR Muslim).
2. Ghanimah (keuntungan)
yang besar
Dari Abdullah bin `Amr bin
`Ash radhiyallahu `anhuma, ia berkata:
Rasulullah saw mengirim
sebuah pasukan perang.
Nabi saw berkata: “Perolehlah keuntungan (ghanimah) dan cepatlah kembali!”.
Nabi saw berkata: “Perolehlah keuntungan (ghanimah) dan cepatlah kembali!”.
Mereka akhirnya saling
berbicara tentang dekatnya tujuan (tempat) perang dan banyaknya ghanimah
(keuntungan) yang akan diperoleh dan cepat kembali (karena dekat jaraknya).
Lalu Rasulullah saw
berkata; “Maukah kalian aku tunjukkan kepada tujuan paling dekat dari mereka
(musuh yang akan diperangi), paling banyak ghanimah (keuntungan) nya dan cepat
kembalinya?”
Mereka menjawab; “Ya!
Rasul saw berkata lagi:
“Barangsiapa yang berwudhu’, kemudian masuk ke dalam masjid untuk melakukan shalat Dhuha, dia lah yang paling dekat tujuanannya (tempat perangnya), lebih banyak ghanimahnya dan lebih cepat kembalinya.” (Shahih al-Targhib: 666)
“Barangsiapa yang berwudhu’, kemudian masuk ke dalam masjid untuk melakukan shalat Dhuha, dia lah yang paling dekat tujuanannya (tempat perangnya), lebih banyak ghanimahnya dan lebih cepat kembalinya.” (Shahih al-Targhib: 666)
3. Sebuah rumah di surga
Bagi yang rajin
mengerjakan shalat Dhuha, maka ia akan dibangunkan sebuah rumah di dalam surga.
Hal ini dijelaskan dalam sebuah hadits Nabi Muahammad saw:
“Barangsiapa yang shalat
Dhuha sebanyak empat rakaat dan empat rakaat sebelumnya, maka ia akan
dibangunkan sebuah rumah di surga.” (Shahih al-Jami`: 634)
4. Memeroleh ganjaran di
sore hari
Dari Abu Darda’ ra, ia
berkata bahwa Rasulullah saw berkata:
Allah ta`ala berkata:
“Wahai anak Adam, shalatlah untuk-Ku empat rakaat dari awal hari, maka Aku akan
mencukupi kebutuhanmu (ganjaran) pada sore harinya” (Shahih al-Jami: 4339).
Dalam sebuah riwayat juga
disebutkan: “Innallaa `azza wa jalla yaqulu: Yabna adama akfnini awwala
al-nahar bi’arba`i raka`at ukfika bihinna akhira yaumika”
(Sesungguhnya Allah `Azza
Wa Jalla berkata: “Wahai anak Adam, cukuplah bagi-Ku empat rakaat di awal hari,
maka aku akan mencukupimu di sore harimu”).
5. Pahala Umrah
Dari Abu Umamah ra bahwa
Rasulullah saw bersabda:
“Barang siapa yang keluar
dari rumahnya dalam keadaan bersuci untuk melaksanakan shalat wajib, maka
pahalanya seperti seorang yang melaksanakan haji. Barang siapa yang keluar
untuk melaksanakan shalat Dhuha, maka pahalanya seperti orang yang melaksanakan
`umrah…” (Shahih al-Targhib: 673).
Dalam sebuah hadits yang
lain disebutkan bahwa Nabi saw bersabda:
“Barang siapa yang
mengerjakan shalat fajar (shubuh) berjamaah, kemudian ia (setelah usai) duduk
mengingat Allah hingga terbit matahari, lalu ia shalat dua rakaat (Dhuha), ia
mendapatkan pahala seperti pahala haji dan umrah; sempurna, sempurna, sempurna..”
(Shahih al-Jami`: 6346).
6. Ampunan Dosa
“Siapa pun yang
melaksanakan shalat dhuha dengan langgeng, akan diampuni dosanya oleh Allah,
sekalipun dosa itu sebanyak buih di lautan.” (HR Tirmidzi).
Semoga sedikit kutipan
mengenai Rahasia dan Keutamaan Shalat Dhuha ini bisa membuat kita lebih giat
lagi dalam menjalankan shalat dhuha, dan bagi yang belum melaksanakannya bisa
memulai untuk menjalankannya… Aamiin…
No comments:
Post a Comment